Keren Itu Sehat! Jangan Biarkan Narkoba Menghancurkan Wajah dan Masa Depanmu
Menjaga kesehatan merupakan investasi penting bagi masa depan setiap individu. Namun, masih ada berbagai faktor yang dapat mengganggu kondisi fisik maupun mental seseorang, salah satunya adalah paparan zat berbahaya yang dapat berdampak jangka panjang.
Dampak tersebut tidak hanya dirasakan dari sisi kesehatan tubuh secara umum, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi fisik, termasuk penampilan. Perubahan pada kulit, menurunnya vitalitas, serta berkurangnya kualitas hidup menjadi beberapa hal yang perlu diwaspadai.
Sering kali, dampak tersebut tidak langsung terlihat, melainkan terjadi secara bertahap. Inilah yang membuat pentingnya kesadaran sejak dini untuk menjaga diri dari berbagai hal yang berpotensi merugikan kesehatan. Gaya hidup sehat menjadi kunci utama untuk menjaga kualitas hidup tetap baik.
Melalui edukasi yang terus dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk Badan Narkotika Nasional, masyarakat diajak untuk lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan serta membuat pilihan hidup yang lebih bijak. Lingkungan yang positif dan dukungan dari orang terdekat juga menjadi faktor penting dalam membentuk kebiasaan yang sehat.
Pada akhirnya, menjaga kesehatan bukan hanya tentang kondisi saat ini, tetapi juga tentang masa depan. Dengan memilih gaya hidup yang baik, setiap individu dapat tetap tampil percaya diri, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih optimal.
Kapolda Metro Jaya: Brimob Harus Kedepankan Sikap Humanis saat Bertugas
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri (SinPo.id/Dok.PMJ)
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri mewanti-wanti para anggota Brimob yang baru dilantik agar menekan sikap arogan dan mengedepankan sikap disiplin serta tindakan humanis ketika bertugas.
“Kehormatan yang saudara emban harus diwujudkan dalam setiap pelaksanaan tugas dan menjalankan tugas secara profesional dan humanis,” kata Asep kepada wartawan, Kamis, 23 April 2026.
Asep meminta anggota Brimob yang baru dilantik segera menyesuaikan diri dengan tugas yang diemban. Khususnya di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
“Segera menyesuaikan diri dan tetap profesional dalam bertugas,” ucapnya.
Jenderal polisi bintang dua itu, juga mengimbau para anggota selalu menjaga nama baik Korps Bhayangkara saat bertugas di tengah masyarakat. “Jaga nama baik institusi, disiplin dan loyal,” ucapnya.
Kapolda Sumsel Resmikan Panti Asuhan, Tekankan Dukungan Masa Depan Anak
Kapolda Sumatera Selatan Irjen Sandi Nugroho menghadiri peresmian Panti Asuhan Cahaya Anugrah Abadi sekaligus peletakan batu pertama pembangunan asrama putra. Irjen Sandi juga memberikan bantuan sosial ke warga di Kecamatan Sematang Borang, Palembang.
Kegiatan ini bentuk wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat selain menjaga keamanan dan ketertiban. Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat.
Acara diawali dengan pembacaan doa, dilanjutkan penayangan video selayang pandang, pemberian bantuan sosial berupa sembako dan kursi roda, hingga peletakan batu pertama pembangunan panti asuhan.
Irjen Sandi menegaskan kegiatan sosial tersebut mencerminkan semangat pengabdian Polri yang tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari solusi sosial di tengah masyarakat.
“Hal ini sejalan dengan semangat pengabdian Polri, yaitu hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari solusi sosial di tengah masyarakat,” ujar Irjen Sandi, Kamis (16/4/2026).
Irjen Sandi menerangkan keberadaan panti asuhan dan penyaluran bantuan sosial merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap anak-anak yang memerlukan dukungan bersama agar dapat tumbuh dengan baik.
“Anak-anak yang membutuhkan perhatian, kasih sayang, dan tempat tinggal yang layak, harus kita dukung agar mereka dapat menatap masa depan dengan lebih baik dan penuh harapan,” tegas Kapolda.
Lebih lanjut, Irjen Sandi menekankan perhatian terhadap anak-anak tidak cukup hanya melalui pendidikan formal, tetapi juga harus disertai pembinaan mental dan karakter.
“Saat ini, anak-anak tidak hanya membutuhkan pendidikan formal, tetapi juga pendidikan mental, pembinaan akhlak, etika, dan karakter. Karena itu, peran kita semua sangat penting dalam mendampingi dan membimbing mereka agar tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan beradab,” ucapnya.
Menurutnya, yang dilakukan jajaran kepolisian melalui kegiatan tersebut menunjukkan tugas Polri tidak berhenti pada pemeliharaan kamtibmas, Polri juga harus hadir untuk memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Apa yang telah dilakukan ini menunjukkan bahwa anggota Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga berupaya memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” kata Kapolda.
Melalui kegiatan ini, Polda Sumsel menegaskan kehadiran Polri di tengah masyarakat diwujudkan tidak hanya melalui tugas pemeliharaan keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga melalui aksi sosial yang memberi manfaat langsung.
Peresmian panti asuhan, groundbreaking pembangunan panti asuhan putra, serta pemberian bantuan sosial kepada masyarakat menjadi cerminan komitmen Polri untuk terus hadir, melayani, dan mengabdi bagi masyarakat.
Kapolda Sumsel Beri Penghargaan ke 48 Personel Berprestasi
Jakarta – Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Kapolda Sumsel), Irjen Sandi Nugroho, memberikan piagam penghargaan kepada 48 personel berprestasi jajaran Polda Sumsel. Irjen Sandi mengingatkan anggotanya bahwa tugas kepolisian merupakan amanah dari Tuhan yang Maha Esa.
Penghargaan itu diberikan saat Irjen Sandi memimpin apel pagi jajaran Polda Sumsel di Lapangan Apel Mapolda Sumsel, Senin (13/4/2026) pagi. Dalam amanatnya, Irjen Sandi menegaskan bahwa pelaksanaan tugas sehari-hari bukanlah sekadar rutinitas atau formalitas belaka, melainkan sarana untuk memperkuat soliditas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Sandi juga mengajak seluruh personel untuk memuliakan profesi Bhayangkara dengan bekerja secara profesional dan berintegritas.
“Kepolisian adalah ladang pengabdian dan amanah dari Tuhan. Pertanggungjawaban tugas kita tidak hanya kepada pimpinan dan masyarakat, tetapi lebih utama kepada Tuhan Yang Maha Esa,” kata Irjen Sandi.
Pesan tersebut sejalan dengan arahan pimpinan Polri yang telah mencanangkan April, Mei, dan Juni sebagai bulan bakti dan prestasi kepolisian. Pada kesempatan tersebut, piagam penghargaan diserahkan kepada 48 personel yang menorehkan prestasi membanggakan di berbagai bidang. Apresiasi tersebut diberikan kepada:
– 10 personel Ditreskrimsus atas keberhasilan mengungkap penyelewengan 5 ton pupuk bersubsidi (NPK Phonska dan Urea) di Kecamatan Pedamaran Timur, OKI.
– 1 personel Ditpamobvit atas dedikasinya sebagai Individual Police Officer (IPO) pada misi perdamaian PBB (Monusco) di Republik Demokratik Kongo.
– 2 personel Bidhumas yang sigap mengamankan dan mengevakuasi korban kecelakaan lalu lintas tunggal.
– 15 personel Polrestabes Palembang yang viral dan mendapat apresiasi positif masyarakat usai menangkap pelaku curanmor dengan menyamar sebagai badut Doraemon dan Spiderman.
– 7 personel Polres OKU Selatan atas dedikasi membina Polisi Cilik (Pocil) hingga meraih juara tingkat polda selama 3 tahun berturut-turut dan juara tingkat Korlantas Polri tahun 2025.
– 6 personel Polres Empat Lawang atas capaian juara ketiga optimalisasi pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) dari KPKNL Lahat.
– 7 atlet Taekwondo Polda Sumsel yang menyabet medali pada ajang Internasional Sriwijaya Championship 2025.
Dalam kesempatan yang sama, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Nandang Mu’min Wijaya, menyampaikan penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh anggota. Dia berharap penghargaan ini dapat mendorong semangat kerja yang lebih baik.
“Ini adalah bentuk nyata bahwa setiap prestasi dan pengabdian personel mendapat apresiasi dari institusi. Kami berharap hal ini mendorong semangat kerja yang lebih baik di seluruh jajaran,” ujarnya.
Suasana apel pagi semakin haru saat Irje Sandi memberikan kejutan istimewa di penghujung amanatnya. Sebagai bentuk apresiasi pribadi, Kapolda memberikan hadiah kuota ibadah umrah untuk 10 orang yang akan terpilih dari ke-48 penerima penghargaan.
Bagi personel beragama Islam yang terpilih akan diberangkatkan ke Tanah Suci, sementara bagi personel non-Muslim akan disesuaikan pengaturannya oleh Biro SDM Polda Sumsel.
Kegiatan apel pagi yang ditutup dengan pembacaan doa dan nyanyian Mars Polda Sumsel ini turut dihadiri oleh Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, Irwasda Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, seluruh Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel, serta segenap anggota yang mengikuti jalannya apel baik secara langsung maupun daring.
Respons cepat dan kerja profesional ditunjukkan oleh jajaran Polres Metro Bekasi dalam mengungkap kasus penyiraman cairan kimia berbahaya yang terjadi di Tambun Selatan. Dalam waktu singkat, tiga pelaku berhasil diamankan, menegaskan komitmen Polri dalam menjaga keamanan serta melindungi masyarakat dari tindak kekerasan.
Gerak Cepat Dan Presisi Polres Metro Bekasi Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras di Tambun Selatan
Pengungkapan kasus ini disampaikan langsung oleh Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Sumarni bersama jajaran dalam kegiatan jumpa pers. Berbekal keterangan saksi, serta penyelidikan mendalam, tim gabungan Satreskrim dan Polsek Tambun Selatan bergerak cepat hingga berhasil menangkap para pelaku di lokasi berbeda. Polres Metro Bekasi memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional, transparan, dan berkeadilan.
Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 tersebut menyebabkan korban mengalami luka bakar serius akibat cairan kimia berbahaya.
Polres Metro Bekasi menegaskan akan terus mengawal proses hukum hingga tuntas serta memastikan perlindungan bagi korban dan saksi sebagai bagian dari komitmen pelayanan yang humanis dan berkeadilan.
Kapolri Apresiasi Anggota Polri Menunjukkan Teladan Kesabaran dan Humanis Saat Tugas Dilapangan , “Jika Ada Berprestasi Laporkan Ke Saya”
Jakarta
Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo MSi dalam pernyataan nya memberikan apresiasi kepada anggota polri yang menunjukkan keteladanan saat bertugas dilapangan . Dalam penanganan unjuk rasa yang berlangsung sore hari di Mabes Polri pada tanggal 27 Februari 2026
Seorang anggota tetap tenang dan sabar meski dicaci maki massa dan tidak terpancing emosi , saat pengamanan aksi demo tersebut
Sikap humanis dan profesional tersebut dinilai sebagai standar ideal dalam pengamanan aksi demonstrasi .
Termasuk di Tual salah satu anggota polisi , Kapolres tetap pimpin pengamanan walau terkena anak panah .
Dedikasi dan keberanian tersebut layak mendapat penghargaan tertinggi
Kapolri meminta jajaran untuk segera melaporkan anggota yang dinilai berprestasi dalam bertugas , agar diberikan reward untuk diberikan kesempatan pendidikan pengembangan maupun promosi jabatan .
Langkah ini menjadi bukti bahwa profesionalisme , kesabaran dan keberanian anggota dilapangan tidak luput dari perhatian ” ungkap Kapolri.
Kapolda Sumsel Pimpin Pemusnahan Barang Bukti, Tegaskan Komitmen Berantas Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika
Palembang – Komitmen pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkotika di Sumatera Selatan terus digencarkan secara masif dan berkelanjutan. Polda Sumsel menyatakan perang total terhadap peredaran gelap narkoba dengan memusnahkan barang bukti hasil pengungkapan periode November 2025 hingga Januari 2026.
Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., memimpin langsung pemusnahan 8.282 gram sabu dan 770 butir ekstasi di Polrestabes Palembang. Langkah ini menjadi simbol ketegasan negara dalam memutus mata rantai distribusi narkotika yang merusak generasi bangsa.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kombes Pol Yulian Perdana, S.I.K. Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Hari Purnomo, S.I.K., S.H., M.H., M.Han. Direktur Binmas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. – Kabid Humas Polda Sumsel
Pengungkapan kasus ini berkembang signifikan setelah penyidik mengamankan dua warga negara asing asal Malaysia yang diduga terlibat dalam rantai distribusi narkotika lintas negara.
Selain itu, aparat menemukan modus baru peredaran narkotika berbentuk cartridge yang mengandung zat THC dan Etomidate. Dari temuan awal 17 cartridge, pengembangan perkara meningkat menjadi 91 cartridge.
Pola distribusi modern serta keterlibatan warga negara asing tersebut mengindikasikan adanya jaringan internasional yang mencoba menjadikan Sumatera Selatan sebagai jalur peredaran maupun pasar narkotika.
Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan bahwa ancaman ini tidak bisa dianggap biasa.
“Polda Sumsel berkomitmen untuk mencegah dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika” tegas Kapolda Sumsel.
Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berhenti pada penangkapan pelaku lapangan.
Strategi Jemput Bola ke Gudang Sarinah, SKCK Online Keliling Polda Metro Jaya Permudah Warga
Jakarta — Strategi “jemput bola” kembali diterapkan Polda Metro Jaya melalui layanan SKCK Online Keliling. Kali ini, pelayanan hadir langsung di Gudang Sarinah, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (18/2/2026), untuk mendekatkan akses administrasi kepolisian kepada masyarakat.
Salah satu pemohon, Ruli, mengaku terbantu dengan konsep pelayanan yang tidak lagi mengharuskannya datang ke kantor polisi. “Nama saya Rudi, sudah membuat SKCK online. Pelayanannya pas satu hari. Terima kasih untuk Polda, sudah bisa jemput bola. Jadi tidak perlu ke Polda atau ke Polres, cukup dekat kantor saja,” ujarnya.
Pelayanan yang dilaksanakan di kawasan Gudang Sarinah, Cikoko, Pancoran tersebut disambut antusias warga. Selain prosesnya cepat, pemohon juga merasa lebih efisien karena waktu tunggu relatif singkat dan tahapan administrasi telah dilakukan secara daring sebelumnya.
Pamin 1 Sie Yanmin Ditintelkam Polda Metro Jaya, Ipda M. Alghifari, menjelaskan bahwa layanan keliling ini merupakan bentuk transformasi pelayanan publik berbasis teknologi. “Masyarakat cukup mengunduh POLRI Super App, memilih menu SKCK, mengunggah dokumen persyaratan, lalu datang ke lokasi pelayanan untuk verifikasi dan pencetakan,” jelasnya.
Melalui pendekatan jemput bola ini, Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya menghadirkan pelayanan yang lebih adaptif, efisien, dan transparan. Inovasi tersebut menjadi bagian dari implementasi Polri Presisi dalam mewujudkan pelayanan publik yang modern, responsif, dan semakin dekat dengan masyarakat.
Ketua Komisi IV DPR RI Apresiasi Polri Saat Hadiri Pelepasan 22 Kontainer Bantuan Kemanusiaan Korban Bencana Sumatra
Medan – Polri mengirimkan 22 kontainer bantuan kemanusiaan Polri untuk masyarakat yang terdampak bencana di wilayah Aceh, Sumatera Utara hingga Sumatera Barat. Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto menyampaikan apresiasi tinggi kepada Polri atas kepedulian nyata terhadap masyarakat terdampak bencana.
Hal itu disampaikan Titiek saat menghadiri pelepasan 22 kontainer bantuan kemanusiaan Polri di Mapolda Sumatera Utara, Sabtu (14/2/2026). Hadir dalam agenda ini Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Kabaintelkam Polri Komjen Yuda Gustawan, hingga Astamaops Kapolri Komjen Fadil Imran, serta sejumlah Kapolda dari wilayah Sumatera.
Dalam sambutannya, Titiek Soeharto memuji langkah cepat Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang dinilai sangat peka dan konsisten hadir di tengah kesulitan masyarakat.
“Senang sekali hari ini saya bisa hadir di Polda Sumatera Utara memenuhi undangan Pak Kapolri untuk bersama-sama melepas bantuan untuk masyarakat yang terdampak bencana ke beberapa daerah di Sumatera ini. Dalam kesempatan ini saya ingin menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Polri yang selalu peduli dan memperhatikan kebutuhan masyarakat,” ujar Titiek di lokasi.
Baca juga:
Waka Komisi IV DPR Minta KKP Beri Bantuan ke Nelayan, Singgung Pendapatan VMS
ADVERTISEMENT
Selain bantuan logistik, Titiek juga menyoroti langkah Polri dalam memulihkan infrastruktur yang rusak akibat bencana. Ia sempat menyaksikan langsung pengecekan pembangunan dua Jembatan Bailey di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, yang dilakukan secara virtual bersama Kapolri.
Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut merupakan solusi konkret untuk menyambung kembali urat nadi transportasi daerah yang sempat terisolasi total.
“Kami juga tadi menyaksikan peresmian jembatan Bailey di Sumatera Barat. Itu juga kami menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Polri yang sudah membangun jembatan ini, sehingga daerah yang terputus bisa tersambung lagi,” tuturnya.
Titiek berharap dengan pulihnya akses jembatan tersebut, roda perekonomian warga setempat bisa kembali bergairah.
“Tentunya diharapkan perekonomian akan berkembang lagi di daerah itu. Sekali lagi terima kasih dan apresiasi untuk Kepolisian Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Bapak Sigit sebagai Kapolri,” imbuhnya.
Dampingi Kapolri Lepas Bantuan
Dalam kegiatan tersebut, Titiek Soeharto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara simbolis melepas 22 kontainer bantuan logistik. Bantuan masif ini akan dikirimkan ke wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat untuk meringankan beban para korban bencana.
Bantuan Kemanusiaan Polri ini merupakan bantuan lanjutan untuk meringankan beban warga di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bantuan yang dikirimkan mencakup kebutuhan pokok hingga peralatan medis.
Nantinya, 22 kontainer bantuan ini dikirim menggunakan truk-truk kecil menuju lokasi yang terdampak bencana agar lebih efisien.
“Bantuan ini akan segera didistribusikan ke wilayah terdampak bencana di Aceh,
Sumut, dan Sumbar, sebagai wujud komitmen Polri untuk selalu hadir menjadi representasi negara bagi masyarakat,” kata Kapolri.
“Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari langkah berkelanjutan ‘Polri untuk Masyarakat’ yang senantiasa mengedepankan aksi nyata dan memperkuat sinergi lintas sektor, sehingga diharapkan dapat benar-benar membantu dan meringankan beban masyarakat yang terdampak,” sambungnya.
Jenderal Sigit menambahkan, Polri akan terus bekerja dan berkolaborasi dengan seluruh elemen bangsa untuk memastikan proses pemulihan berjalan cepat, tepat, dan menyeluruh.
Berdasarkan data manifes, bantuan yang dikirim tersebut berisi bahan pangan mulai dari beras, mie instan, minyak goreng, dan air mineral. Ada juga kebutuhan anak dan sanitasi seperti susu anak, popok bayi, pembalut wanita, hingga perlengkapan mandi.
Ada juga pakaian dan perlengkapan ibadah seperti selimut, sarung, mukena, sajadah, serta berbagai jenis pakaian dewasa dan anak-anak. Termasuk pula bantuan kesehatan yang terdiri dari berbagai jenis obat-obatan seperti parasetamol, vitamin, masker, hingga salep kesehatan.
Polda Metro Jaya Ungkap Peredaran 500 Butir Ekstasi di Apartemen Jakbar, Dua Pria Diamankan
Jakarta – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis ekstasi di wilayah Jakarta Barat. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan dua orang tersangka beserta barang bukti berupa 500 butir pil ekstasi.
Plh Kanit 4 Subdit 1 Ditresnarkoba PMJ, AKP Joko, mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan narkotika di kawasan Jakarta Barat.
Menindaklanjuti informasi tersebut, tim Subdit 1 Ditresnarkoba PMJ langsung melakukan penyelidikan dan mendatangi lokasi yang dimaksud. Petugas kemudian mengamankan dua orang tersangka dan melakukan penggeledahan di tempat kejadian perkara.
Kedua tersangka masing-masing berinisial A (35) dan F (25), keduanya berjenis kelamin laki-laki. Mereka diamankan di Apartemen Mediterania, Jalan Gajah Mada, Jakarta Barat, pada Selasa (20/1/2026) sekitar pukul 01.30 WIB.
“Mengamankan dua orang tersangka berinisial A dan F di sebuah apartemen di wilayah Jakarta Barat,” ujar AKP Joko.
Dari tangan para tersangka, petugas menyita 500 butir narkotika jenis ekstasi serta satu unit telepon genggam yang diduga digunakan dalam aktivitas peredaran narkoba.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kedua tersangka mengakui bahwa barang haram tersebut diperoleh dari seseorang berinisial A yang saat ini berstatus daftar pencarian orang (DPO). Narkotika jenis ekstasi tersebut didapat melalui pengiriman jasa ekspedisi.
Saat ini, kedua tersangka beserta seluruh barang bukti telah dibawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan peredaran narkotika yang lebih luas.